Profil

Keberadaan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) tidak terpisahkan dengan sejarah dibukanya Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek). Secara kronologis lahirnya FOK berawal dari berdirinya Program Studi (Prodi) Pendidikan Olahraga dan Kesehatan jenjang Strata Satu (S1) yang berdiri sejak tahun 1988 di bawah Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang saat itu masih bergabung dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Udayana (UNUD) Denpasar. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 08 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993 diputuskan bahwa terjadi perubahan status kelembagaan FKIP UNUD menjadi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Singaraja, maka saat itu prodi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan berubah nama menjadi prodi Pendidkan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) yang sebelumnya berada di bawah Jurusan MIPA bergeser menjadi di bawah Jurusan Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Singaraja.

Dengan terbitnya Keputusan Presiden Nomor: 19 Tahun 2001 tertanggal 05 Februari 2001 status kelembagaan STKIP Singaraja berubah menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Singaraja. Pada tahun 2001 melalui surat Dirjen Dikti Depdikbud Nomor: 2808/D/T/2001 tertanggal 30 Agustus 2001 disetujui pembukaan prodi Ilmu Keolahragaan (IKOR) jenjang Strata Satu (S1) dan prodi Pelatihan Olahraga Pariwisata (POPARI) jenjang Diploma Tiga (D3). Selanjutnya prodi Penjaskesrek, Prodi IKOR, dan Prodi POPARI diintegrasikan ke dalam Jurusan Ilmu Keolahragaan (JIK), dimana JIK merupakan jurusan yang berada langsung di bawah Rektor atau sebuah jurusan setingkat dengan fakultas.

Sasaran Fakultas Olahraga dan Kesehatan terdiri dari.

  1. Menyelenggarakan program kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan  Penjaseksrek (S1), IKOR (S1), POPARI (D3) sebagai tenaga profesional dan tersertifikasi.
  2. Standar minimal kualitas kelulusan diukur dari indek prestasi kualitattif (IPK) yang dicapai minimal 3,00
  3. Menghasilakn lulusan yang dapat diserap hingga 100% oleh USER dengan waktu tunggu lulusan maksimal 6 bulan setelah kelulusan
  4. Menyelenggrakan program kegiatan penelitian dan pengembangan secara mandiri atau bersama-sama dengan lembaga lain dalam bidang pendidikan jasmani dan  keolahragaan
  5. Menyelenggarakan dan/atau berpartisipasi aktif dalam pertemuan-pertemuan maupun kegiatan-kegiatan ilmiah lokal, nasional, dan regional.
  6. Berpartisipasi aktif dalam  upaya peningkatan mutu pendidikan jasmani dan keolahragaan
  7. Menyelenggarakan program kegiatan sosialisasi, promosi, seleksi dan rekruitmen untuk menghasilkan calon mahasiswa yang lebih baik secara kualitas dan kuantitas
  8. Menyelenggarakan program kegiatan kerjasama dan kemitraan, kegiatan ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan stakeholder dan user.
  9. Berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi profesi dan membentuk organisasi aluni sebagai wadah bagi lulusan untuk bersilaturahmi dan bertukar informasi

 

Pin It on Pinterest

Shares
Share This